Saturday, 27 May 2017

Gulai Siput

Gulai Siput merupakan salah satu makanan khas yang ada di Kepulauan Riau. Sesuai dengan namanya, makanan ini menggunakan bahan utama siput atau oleh sebagian orang di sebut keong sawah yang biasa menjadi hama padi. Gulai Siput sendiri dalam bahasa Melayu dialek Kuantan Singingi disebut dengan gulai cipuik, sedang dalam bahasa melayu Rokan disebut dengan Lengkitang. Keunikan lainnya dari makanan ini adalah bumbu rempahnya yang khas melayu. Jika mencoba Gulai Siput anda akan langsung merasakan sensasi pekat nikmatnya daging siput dengan olahan bumbu rempah. Mungkin untuk sebagian orang akan merasa jijik dengan keong atau siput. Namun sebenarnya siput atau keong ini memiliki karakterisitik daging yang enak disantap. Konturnya yang agak sedikit kenyal membuat sajian satu ini benar-benar nikmat. Jika di bagian daerah lain di Indonesia, siput atau keong dianggap hama padi, maka tidak untuk di kepulauan Riau. Siput atau keong ini justru menjadi sumber penghasilan dan sumber makanan yang lezat. Di daerah tanjung pinang siput ini selain bisa didapatkan dengan mencari sendiri disawah juga bisa kita temukan di pasar-pasar tradisional, jadi tidak perlu khawatir kotor kalau anda ingin membuat masakan ini. Untuk membuat gulai siput ini terlebih dahulu siput dimasak menjadi gulai. Kemudian dicampurkan dengan bumbu rampah-rempah yang beragam. Tentu saja cita rasa yang ditawarkan begitu khas dan menggoda selera. Jika anda berkunjung ke Kepulauan Riau, tidaklah sulit unutk menemukan gulai siput ini. Gulai siput tersedia di warung-warung pinggir jalan dan pasar-pasar tradisonal. Anda pun tak perlu cemas masalah harganya, karena yang pasti untuk menikmati seporsi gulai siput tak akan membuat kantong anda kering kerontang. Bahan-bahan : • 1/2 kg Siput • 1/4 kg terung AsamSantan Bumbu-bumbu : • 5 buah lado • kutu alias cabe rawit • 7 buah cabe merah • 1 sendok teh halio (jahe) • 1/2 sendok teh lengkuas • 3 ulas bawang merah • 1 ulas bawang putih • 1 helai daun limau • 1 helai daun kunyit • 1 helai daun salam • 2 helai daun kunyit • garam secukupnya Cara Membuat : 1. Bagian ekor siput yang runcing dipotong agar mudah nantinya untuk disedot, kemudian Siput direbus. 2. Selanjutnya belah menjadi dua terung asam, lalu buang bijinya, Seluruh bumbu dihaluskan kecuali daun asam, daun limau dan daun kunyit. 3. Masukkan bumbu halus, daun asam, daun limau dan daun kunyit kedalam santan lalu masak hingga mendidih. 4. Tambahkan terung asam dan siput lalu masak hingga siput dirasa matang matang dan jangan lupa tambahkan garam secukupnya. 5. Hidangkan dalam keadaan panas atau hangat-hangat, dan gulai siput siap disantap.

Sambal Bongkot

Sambal Bongkot adalah sambal yang berasal dari pulau Bali seperti halnya sambal matah. Jika dilihat sekilas displaynya pun tak jauh berbeda. Nama Bongkot adalah nama lain dari bunga kecombrang, di Bali. Bongkot atau bisa disebut kecombrang (Indonesia), merupakan tanaman yang mirip jenis pisang-pisangan, berbentuk batangan dan banyak ditemui di daerah pedesaan. Dengan aromanya yang khas sehingga dapat diolah menjadi sambal yang lezat. Bunga kecombrang disini biasa diiris tipis-tipis yang juga dipadukan dengan cabai tentunya karena untuk membuat sambal memang tidak lepas dari bahan dasar yang bernama cabai. Untuk bahan pelengkap yang lain yaitu bawang merah dan bawang putih yang menjadi bumbu yang membuat makanan ini enak. Untuk menikmati sambal yang satu ini memang harus ada pelengkapnya supaya lidah anda semakin bergoyang yaitu dengan ikan kuwe goreng biasanya sehingga Resep Sambal Bongkot Enak dan Pedas ini bisa anda nikmati dengan keluarga. Bahan :  1 sendok teh gula pasir  jeruk limau 1 buah diperas airnya  garam sebanyak 1 sendok teh  terasi yang sudah dibakar 1 sendok teh  tomat merah 1 buah  cabai rawit yang merah 20 buah  10 butir bawang merah  bawang putih 5 siung saja  bunga bongkot atau bunga kecombrang 5 lembar ( dicuci dan diiris tipis atau halus )  minyak goreng 3 sendok makan saja Cara Membuat Sambal Bongkot : 1. Campurkan bawang yang sudah diiris tipis dengan bunga bongkot 2. Lalu masukkan garam kedalamnya dan diremas-remas dengan tangan sampai layu 3. Setelah itu cuci dengan air yang bersih lalu tiriskan sambil terus diremas hingga airnya habis 4. Tambahkan terasi yang sudah dibakar, cabe rawit, sedikit garam dan juga minyak goreng 5. Aduk sampai merata lalu beri kucuran air jeruk limau 6. Aduk lagi dan siap dihidangkan

Nasi Bekepor

Nasi Bekepor merupakan santapan campuran minyak sayur, rempah-rempah, dan potongan ikan asin. Pun, ada lauk tambahan pada hidangannya. Yakni, Daging Masak Bumi Hangus serta Sayur Gangan Asam Kukar. Daging Masak Bumi Hangus serupa daging bumbu kecap, sementara Sayur Gangan Asam Kukar adalah sejenis sayur asa, --seperti pindang, tapi jauh lebih berbumbu-- dengan memakai kepala ikan dan ubi manis. Telah eksis sejak Kerajaan Kutai berjaya di Indonesia, Nasi Bekepor mulanya adalah kuliner yang hanya dapat dinikmati oleh para raja. Namun, kini kamu dapat menikmati nasi yang memadukan rasa rempah-rempah dan asam segar ini kapan saja di Samarinda. Untuk menyantapnya, Nasi Bekepor semakin mantap dengan sajian remahan ikan yang digoreng kering, daun kemangi, cabai, dan jeruk nipis. Hajjah Ainun Djariah Asli Amin adalah pelopor sekaligus pelestari nasi bakepor. Karena kiprahnya, makanan langka di Bumi Etam, Kalimantan Timur, ini masih bisa dinikmati. Berawal dari rasa ingin mempertahankan makanan lokal Kutai yang hampir punah, Acil Inun, panggilan akrab Ainun, membuka Warung Selera Acil Inun yang menyajikan berbagai makanan khas dari Kalimantan Timur pada 2002. Lokasinya berada di Jalan Kadrie Oening, Samarinda. Dengan menu ini, Acil Inun sering diundang dalam acara festival masakan Nusantara di Jakarta. Karena nasi ini pula, sang pemilik bisa bertemu langsung dengan Presiden Susilo Yudoyono. Peristiwa itu ia abaikan dan dipajang dengan penuh kebanggaan di dinding warung makanannya. Sekilas, rasa nasi bakepor mirip dengan nasi uduk. Akan tetapi, jika sedang dinikmati, lama kelamaan rasa ikan dan rempahnya akan lebih terasa. Rasa rempah-rempah dan campurannya memang akan terasa jika nasi bakepor dihidangkan langsung di kendi atau kenceng. Dan untuk mendapatkan kenikmatannya, jangan dimakan terburu-buru. “Menikmati nasi bakepor harus pelan-pelan agar bisa merasakan rasa yang berbeda-beda dari tiap kunyahannya,” ujar Ainun. Dari penampilannya, tekstur nasi tidak terlalu lembut sehingga tidak akan menimbulkan kesan eneg. Nasi bakepor juga terlihat agak pucat dan berminyak karena sudah tercampur dengan ikan goreng. Bahan: - Minyak (untuk menumis) - 400 gram beras putih - 3 lembar daun salam - 4 lembar daun pandan (potong-potong) - 1 sendok teh garam - 10 lembar daun kemangi - 100 gram ikan gabus asin (goreng, lalu suwir-suwir) - 6 buah cabai rawit - 1/2 buah jeruk nipis (ambil airnya) Sambal Raja (bumbu, haluskan): - 8 buah cabai merah besar - 4 buah cabai rawit - 1 buah lemon cui - 1 sendok teh terasi bakar - 1 sendok teh garam - 1 sendok teh gula pasir Sambal Raja (Sayur) - 8 buah kacang panjang (iris 2 sentimeter, lalu goreng) - 6 siung bawang merah (belah 4) - 1 buah terung ungu (iris dadu 1 sentimeter, lalu goreng) - 1 butir telur ayam (rebus, kupas, dan cincang) Cara Membuat: - Ke dalam ketel, masukkan beras, air, minyak, daun salam, daun pandan, dan garam. Masak di atas api kecil sambil diasuk sesekali. Angkat. - Masukkan kemangi, ikan asin, cabai, dan air jeruk nipis, aduk. Masak hingga bagian pinggirnya berkerak dan nasi matang. Angkat. Sisihkan. - Sambal: Panaskan minyak, tumis bumbu hingga harum. Angkat. Campur ke sayurannya. - Sajikan nasi disertai Sambal Raja.

Ikan Dole

Ikan Dole yang berasal Sulwesi Tenggara jadi salah sesuatu yang khas. Makanan yang berasal Buton ini dibuat dengan ikan tenggiri yang dibalut dengan gurihnya santan dan digoreng renyah dengan minyak panas, sehingga mengeluarkan aroma bawang yang khas. Bahan-bahan: 1 Kg Ikan Layang (dapat diganti dengan ikan lain seperti Ikan kuwe, Selar, Tuna ataupun Baby Tuna, yang penting jenis ikannya adalah ikan yang berdaging putih dan padat) 2 buah Jeruk nipis 1 sdm Garam kasar 1/2 sdm Kunyit bubuk 1/4 bungkus Penyedap rasa Minyak goreng Bumbu: 1/2 buah Kelapa yang tidak terlalu tua disangrai 5 buah Jeruk nipis 1/2 sdm Jintan halus 1 1/2 sdm Merica halus 1 1/2 sdm Ketumbar halus 1 sdm Garam kasar 1 bungkus Penyedap rasa ayam 1/2 sdm Gula pasir halus 2 buah Telur Bumbu yang dihaluskan: 2 buah Cabe merah 3 buah Cabe rawit 2 buah Cabe keriting 5 siung Bawang putih 7 siung Bawang Merah 1 batang Serai 1 ruas Jahe 1/2 ruas Lengkuas Cara Membuat: 1. Bersihkan insang dan sisik ikan, lalu dipotong atau diiris seperti akan digoreng. Lalu campurkan perasan jeruk nipis, garam, kunyit dan penyedap, ratakan bumbu dan biarkan meresap sekitar 5 menit lalu kukus selama 15 menit dengan api sedang dilapisi daun pisang atau plastik bening yang biasa digunakan untuk membungkus makanan. Dinginkan lalu pisahkan daging ikan dari tulangnya. Tumbuk ikan tapi jangan sampai terlalu halus. 2. Tumbuk kelapa yang telah disangrai sampai cukup halus. Campurkan ikan yang juga telah ditumbuk. Pengolahan ikan dan kelapa yang ditumbuk adalah untuk mempertahankan struktur ikan dan kelapa, sehingga tidak menjadi halus seperti bumbu rempahnya. 3. Bumbu yang dihaluskan jika menggunakan blender boleh menambahkan sedikit air, dengan catatan setelah halus perlu sedikit dipanaskan diatas api, tanpa minyak agar kadar airnya berkurang. Setelah itu masukkan ke dalam campuran ikan dan kelapa. Bumbu tadi bisa juga dihaluskan dengan cara ditumbuk saja. 4. Campurkan semua bumbu seperti perasan jeruk nipis, jintan, merica, ketumbar, garam, penyedap, gula dan telur. Pastikan semuanya tercampur rata, Lalu siap dicetak. 5. Sebelum dicetak Anda bisa mencoba rasanya dan menyesuaikan kembali sesuai selera. Misalnya ingin ikannya terasa lebih pedas, bisa menambahkan cabe lebih banyak, ingin rasanya lebih kecut juga bisa dengan menambahkan jeruk nipis lebih banyak. Simpan ikan terlebih dahulu di dalam kulkas baru kemudian digoreng. Hal ini kan membuat ikan renyah pada bagian luar dan lebih lembut di bagian dalam. 6. Panaskan minyak goreng dengan api sedang, lalu goreng hingga kecoklatan. Sebelum digoreng ikan bisa juga dibalur lagi dengan tambahan putih telur, tergantung selera. 7. Cetak ikan sesuai bentuk yang diinginkan, tapi perhatikan ketebalannya, idealnya 1-1,5 cm saja agar minyak bisa meresap dengan baik dan ikan tidak terlalu rapuh saat digoreng. Dengan ketebalan dan bentuk seperti di dalam gambar, resep ini bisa menghasilkan 42 potong Kenta ni dole yang siap digoreng. Bagi yang tidak ingin menambahkan kelapa bisa saja dihilangkan, tapi volumenya jelas akan berkurang, kemungkinan hanya akan menghasilkan 30 potong ikan saja. 8. Santap selagi hangat, kala Anda gigit asap mengepul keluar dan nikmat kelembutan sampai ke lidah.

Saturday, 15 April 2017

Sambal Goang

Sambal goang menjadi salah satu jenis sambal yang khas di Jawa Barat, Khususnya Tasikmalaya. Masyarakat Tasikmalaya selalu mengonsumsi makanan dengan tambahan sambal dan juga lalapan. Sambal ini mempunyai ciri Khas tersendiri. Umumnya masakan sambal goang khas Sunda ini diolah mentah atau tanpa dimasak yang juga bisa disebut dengan sambal dadakan sebab kepraktisannya. Dikatakan mentah karena bahan cabai dan cara pengolahannya tidak digoreng ataupun direbus. Semua bahan ditumbuk sampai halus dan dapat disajikan secara langsung dengan lauk pauk yang lainnya. Rasa pedas dari sambal ini akan menggugah selera makan anda. Meskipun sederhana, namun sambal goang ini banyak sekali di temukan di setiap warung atau resto-resto yang ada di Bandung, Bogor, Sumedang dan sekitarnya. Bahan : a. 25 buah cabe rawit merah b. 3 siung bawang putih c. ½ sendok teh garam d. Tambahkan kencur sedikit saja Cara Membuat : a. Haluskan cabe rawit merah, bawang putih, garam dan kencur, kemudian siram dengan sedikit minyak panas. b. Jika sambal goang ini di rasa kurang pedas, anda bisa menambahkan cabenya. c. Sajikan sambal goang ini dengan sepiring nasi hangat dan lauknya, lebih enak lagi jika sambal goang ini dinikmati bersama lauk ikan asin dan kerupuk. d. Salah satu makanan yang populer disajikan dengan sambal goang adalah pepes, nasi tutug oncom dan juga ayam hingga ikan goreng.

Monday, 3 April 2017

Nasi Bakar Sum Sum Tangerang

Nasi yang merupakan makanan pokok khas Indonesia ini memiliki berbagai macam olahan, salah satunya ada di Kota Serang, Banten. Di Serang, terdapat makanan yang berbahan utama nasi yang terkenal nikmat dan enak yaitu nasi bakar sumsum. Awal mula nasi bakar sumsum menjadi makanan khas di Serang terjadi pada tahun 1941. Saat itu tukang potong hewan yang bekerja di daerah Serang, melihat sisa-sisa tulang yang mubazir untuk dibiarkan. Tulang itu pun dibawa pulang. Ternyata tulang yang dibawanya menarik seorang pembeli untuk menggunakan tulang tersebut. Tulang itu pun dipecah-pecah untuk memudahkan penjualan. Pada bagian dalam tulang terdapat sumsum yang tidak terpakai sehingga dibuang oleh si tukang potong. hal ini kemudian dimanfaatkan sang istri. Ia mempunyai ide untuk menggunakan sumsum tersebut untuk dicampur ke dalam nasi lalu dibakar. Seperti namanya, Nasi Bakar Sumsum adalah kuliner dengan nasi sebagai bahan utamanya, ditumis dengan bumbu-bumbu dan ditambahkan sumsum sapi/kerbau. Kemudian dibungkus dengan daun pisang, dan dibakar hingga matang atau beraroma harum. Disajikan dengan irisan mentimun dan tomat, dilengkapi sambal kacang. Kuliner asli Banten ini dapat kamu temui di di Jalan T.B. Buang, Pasar Lama, Serang dengan gaya warung tenda bernama “Puri”, warung tersbut hanya buka pada malam hari mulai pukul 6 sore. Biasaya akan tutup pada tengah malam atau jika nasi bakar sumsum habis lebih cepat. Nasi bakar sumsum tangerang dibuat dari bahan nasi yang telah matang selanjutnya diaduk dengan tambahan bahan rempah. Rasanya yang gurih dan lezat akan membuat lidah seperti dimanjakan dengan rasa khas nasi bakar sumsum. Nasi khas Banten berbalut bumbu plus sumsum ini rasanya gurih-gurih enak. Makanan ini biasa disantap pada siang hari oleh warga tangerang untuk menu makan siang. Aroma dan cita rasanya mampu meningkatkan selera makan, walaupun menu nasi sumsum ini tergolong makanan langka di tangerang namun masih ada beberapa warung makan yang menjualnya. Bahan : 500 gram beras 750 ml air 150 gram sumsum tulang sapi 1 Sdt Gula Jawa serut 2 Sdt Garam 4 Sdm minyak goreng Daun pisang secukupnya Batang lidi secukupnya Bumbu, goreng dan haluskan : 5 buah cabai merah besar, buang isinya potong 4 cm 5 butir Kemiri 5 Siung Bawang Putih 5 butir Bawang Merah Cara Pembuatan : Rebus Beras, aduk hingga air habis Tumis bumbu halus hingga harum, tambahkan gula dan garam Masukkan ke nasi aronan, aduk rata Letakkan 1 Sdm nasi berbumbu, di atas daun pisang, lalu pipihkan, dan tambahkan sumsum, lalu tutup kembali dengan nasi, lalu gulung dan semat kedua ujung daun dengan lidi. Selanjutnya ulangi hingga nasi dan sumsum habis Kukus nasi hingga matang + 40 menit, lalu angkat, dan tiriskan Saat akan disajikan, bakar nasi di atas bara Disajikan dengan irisan mentimun dan tomat, dilengkapi sambal kacang.

Sunday, 12 March 2017

my feels always right😧

Kali ini gue bakal cerita tentang handphone yg hilang dari ke-3 orang yg berbeda. Langsung ajaa 1. Bokap gue sendiri, ini terjadi udah lama banget, kira kira gue kelas 7 smp. Bokap gak pulang pulang udah malem banget, gue telpon sms gak dibales, and my feel said "hpnya ilang". And thats right, sampai rumah bokap gue cerita, dihipnotis pas lagi di bis. Alhamdulillah cuma hp aja:') 2. Nyokap gue sendiri. Jadi dulu lagi demen demennya sama girlband "blink" (buat yg tau aja wkwk). Nah ada konser mereka kebetulan di deket rumah, yaudah kuy lah buat liat mereka. Lagi asik asiknya ngerekam (bukan pake hp nyokap) , iseng liat orang sebelah lagi ngerekam juga, merhatiin hp nya juga, dalem hati "kok sama kayak hp nyokap (mikir hp nyokap ilang". Bener ajaaaa selesai konser hp nyokap ilang, Alhamdulillah lagi cuma hp ajaa:') 3. Temen sendiri, lagi pergi bareng. Belum lama terjadi. keadaannya lagi naik metromini, dan gatau kenapa saat itu tas engga di taro di depan, dibiarin di gendong di belakang aja gitu. Naik metromini dapet sih duduk. Mulai feel nya gini, (gue duduk di pojok deket jendela) saat teme guen gue mau bayar ongkos, sepenglihatan gue abangnya udah nengok eh tibag tiba jadi buang muka dan menunda untuk bayar dan disaat yg bersamaan gue gak sengaja nengok ke belakang dan gue liat bapak bapak udah tua pakai tas ransel hitam digendong di depan membangunkan badannya ke depan kemudian menyender kebelakang. Entah maksudnya apa, tapi disitu udah berpikiran negatif. Anddd bener aja pas turun dari itu metromini temen gue hp nya hilang dan dalam keadaan tas bagian saku kebuka. Alhamdulillah lagi cuma hp ajaa :') Kenapa gue bilang Alhamdulillah tiga tiganya, karena penyimpanan hp berbarengan sama duit. Dan hanya hp aja yg hilang duitnya engga. Masih harus bersyukur:) Diambil hikmahnya yaa:) keep safety wherever u go:)

Gulai Siput

Gulai Siput merupakan salah satu makanan khas yang ada di Kepulauan Riau. Sesuai dengan namanya, makanan ini menggunakan bahan utama siput a...